Sorottajam.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mengalokasikan anggaran sebesar Rp51,5 miliar untuk pembayaran gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan pada tahun 2026. Sebanyak 17.315 penerima manfaat dipastikan akan menerima haknya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Tangsel Hadi Widodo mengatakan, saat ini proses pencairan gaji ke-13 tengah dipersiapkan melalui pembentukan ledger untuk seluruh perangkat daerah.
"Dengan besaran kurang lebih Rp51,5 miliar untuk pembayaran gaji ke-13 ASN Tangsel," ujar Hadi di Tangerang, Selasa.
Menurut Hadi, pembayaran gaji ke-13 mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian THR dan Gaji Ketiga Belas bagi aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan.
"Hari ini kami melakukan pembentukan ledger gaji ke-13 untuk semua perangkat daerah," katanya.
Ia menjelaskan, ledger merupakan buku besar yang berisi catatan seluruh transaksi keuangan, mulai dari uang masuk dan keluar hingga rangkuman aset, utang, modal, pendapatan, dan pengeluaran. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses administrasi sebelum dana disalurkan kepada para penerima.
Selain ASN aktif, gaji ke-13 juga diberikan kepada pensiunan. Pembayarannya dilakukan oleh PT TASPEN (Persero) melalui 46 mitra bayar yang tersebar di seluruh Indonesia. Dana akan disalurkan secara otomatis tanpa perlu pengajuan maupun autentikasi ulang dari penerima manfaat.
Adapun besaran gaji ke-13 dihitung berdasarkan komponen penghasilan yang diterima pada Mei 2026. Pemerintah juga memastikan pembayaran dilakukan secara penuh karena tidak dikenakan potongan iuran, potongan kredit pensiun, maupun pajak penghasilan yang seluruhnya ditanggung negara.
Hadi menambahkan, bagi penerima yang juga memperoleh pensiun atau tunjangan janda atau duda, hak tersebut tetap dibayarkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemberian gaji ke-13 ini diharapkan dapat membantu ASN dan pensiunan dalam memenuhi berbagai kebutuhan, terutama menjelang tahun ajaran baru, sekaligus mendorong peningkatan daya beli masyarakat dan perputaran ekonomi di Kota Tangerang Selatan.